Harapan adalah daya tarik yang sangat kuat karena saya yakin harapan menarik segalanya kepada kita… So saya harus mengharapkan dan memikirkan sesuatu yang saya inginkan, saya tidak akan mengharapkan dan memikirkan sesuatu yang tidak saya inginkan… Kenapa? Karena DIRI KITA adalah akibat dari apa yang sudah kita pikirkan (Buddha; 563-483 SM). Walah, dalemmmm amat….
Harapan saya terhadap keluarga inti saya sangat besar… Dalam rumah saya sekarang, ada saya, suami saya, anak saya dan ibu mertua… Template nya seperti itu sejak Oktober 2004. Cinta dimulai dari rumah. Pentingnya peran keluarga dalam kehidupan kita, itu tidak bisa dipungkiri lagi…. Saya mensyukuri format keluarga saya saat ini, di Jakarta… tinggal jauh dari orangtua saya di Bandung. Banyak sekali hal-hal yang berada di luar jangkauan saya jika format ini tidak ada…. Luna muncul ke permukaan dalam konteks ini. Siapa yang akan menjaga Luna? Saya tidak bisa tenang jika ibu mertua saya tidak ada di rumah……. Tanpa beliau saya bisa tidak berdaya? Duh, saya masih berada di wilayah kenyamanan saya untuk hal ini….. maaf….
Luna di hari libur berbeda sekali dengan Luna di hari kerja. Sangat berbeda. Very demanding in every single thing. Saya tahu dia berusaha untuk mencari perhatian saya…. Minggu malam kemarin, dia berceloteh… yang cukup bikin saya terperangah… “Mama bobonya di bawah aja sama Papah. Mamah Papah kan saling mencintai, jadi bobonya harus sama-sama….”. Ya ampuuunnn… dari mana dia bisa menyebutkan kata “mencintai” seperti itu?? Dampak Upik Abu dan Laura nih kayaknya…. yang selalu ditongkrongin Luna setiap sore… Ampuunn… ini salah satu kelemahan saya…. gak bisa menahan dia untuk stay tune depan tipi…. Wealah…
Saya baru menyadari bahwa saya dan suami memang terbiasa tidur berbeda kasur. Hahahaha… Kebiasaan buruk. Secara tidak langsung Luna menyindir kita minggu kemarin, yang selalu tidur di kasur yang terpisah…. Aduh, habit itu bener-bener bisa membentuk karakter ya? Susah juga, secara suami saya gak kuat AC… tapi kuat begadang dan pulang malam nyaris setiap hari? Hahahaha…. Hebatt!
Satu hal yang saya kagum dari Luna… dia sangat persisten untuk setiap hal yang dia inginkan dan pertahanannya untuk itu sangat kuat. Kemarahan saya dan papanya tidak akan membuatnya gentar… Darimana gen itu berasal … ? Kita bingung… Harus sabaaaaaaaaaarr mengatasi Luna… Saya belum menemukan kiat jitu menghadapi Luna untuk satu hal itu. Saya tidak berdaya menahan semua keinginannya. Saya lemah untuk hal satu ini… Evie, si penghindar konflik selalu menyerah menghadapi pertahananan Luna.
Seperti hari ini…. Rencana saya jalan kaki sore sampai ke Taman Pemuda Cibubur gagal karena Luna… Luna histeris, dengan gayanya yang khas meraung-raung memanggil saya sepanjang jalan Sakura II… Luna, Luna… Mamah emang selalu gak berdaya ngadepin protes kamu… Mamah berdoa semoga waktu bisa bikin Luna dewasa … Mamah yakin kamu bisa mengerti dan dimengerti untuk semua hal urusan kamu nanti….
Tapi dari semua hal yang ada di kamu Luna, cuma satu hal yang paling sulit Mama atasi…. Setiap kamu tanya “Mah, Papah lagi dimana Mah?” Bingung mamah mesti jawab apa sayang… ? Maaf yaa…. Pun Mamah lemah lagi di satu hal itu............
PENGERUCUTAN ITU SEMUA BERHILIR DI KAMU SAYANG….
ERS,
di minggu malam yang dingin, 3 Agustus 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar