Kamis, 04 September 2008

Who I want to Meet?



Pentingnya menjaga semangat lewat berdekatan dengan orang-orang yang tidak dikotak-kotakkan dalam kesatuan utuh 9P People Excellence. Alangkah indahnya dunia ini..... Tentram damai dan sejuta rasa lainnya tidak cukup mewakili apa yang saya rasakan jika mereka ini terlibat dalam kehidupan saya. Tidak hanya kenal dengan nama saja, tapi kenal dengan pribadinya secara utuh. Saya tidak pernah bermimpi bisa bertemu dengan orang-orang yang cukup berpengaruh dalam hidup saya. Bisa memberikan pikiran-pikiran segar yang menginspirasi. Menuju lorong waktu di belakang hidup saya.... Saya tidak pernah bermimpi bisa berdiri di atas ego, id dan super ego saya dan berinteraksi dengan orang Jawa, orang Batak, orang Padang, orang Sunda, orang Jepang, orang India, ... dan aneka ras lainnya.

Siapa segelintir orang yang cukup berpengaruh dalam hidup saya....? Kalau saya runut lagi ke belakang, ada beberapa nama yang muncul. Pertama adalah teman sebangku saya di SMA dulu, Ike Marieta yang memberikan pencerahan untuk memilih Psikologi sebagai salah satu jurusan yang saya pilih di UMPTN. Tanpa disadari olehnya, saya sangat suka dan selalu ingat pernyataan dia, yang menyebutkan.... "Vie, kalau Ike jadi cowok... Ike akan pilih Evie jadi cewek Ike...". Saya kaget sekali ketika dia bicara seperti itu. "Oh ya? Kenapa ke...?". Karena Evie seorang yang menyenangkan, selalu ceria, mau dengerin orang dan selalu rame di setiap kesempatan. Ada aja cerita lucu yang mengalir.... Pasti cowok seneng punya pacar kayak Evie". Itu jawaban yang dia sampaikan. "Evie ambil Psikologi aja yuk...UMPTN nanti. Evie pasti cocok ambil itu". Saya jawab, "Iya ya Ke....? Bingung niiy, kayaknya mau ambil Komunikasi aja. Pengen jadi Reporter TV. Kayaknya asyik...". "Komunikasi kan bisa dipelajari.....". Benar juga, pikir saya waktu itu.... Walhasil kita berdua berhasil masuk Psikologi di UNPAD. Jalanin pendaftaran di UNPAD sama-sama, berPatrikawan bareng, ngerjain tugas sering juga sekelompok, cari tebengan ke Jatinagor dan sama-sama terpilih magang di Assessment Center Telkom dari sekian banyak kandidat yang apply saat itu. Senangnya kita berdua, ngerasain gaji pertama dari hasil magang sebesar 400 ribu. Ike yang pintar dan baik. Orangnya sangat lugas. Kalau saya tidak dengarkan dia saat itu.... Saya tidak akan seperti sekarang ini........
Yang satu ini mantan pacar... Donny Sulistian, si pria Leo yang lahir di Jakarta tanggal 25 Juli 1976. Dia pacar pertama saya. Saya komit untuk mau pacaran di umur 17 tahun. Dan itu terjadi. Saat orang lain sudah mulai pacaran di bangku SMP.... udah mulai naksir dan ditaksir, tapi saya keukeuh... pacaran harus di umur 17 tahun. Sederhana, karena film dewasa hanya untuk mereka yang berumur 17 tahun ke atas... hehehe... Darinya saya mengerti apa itu cinta... Teman bertukar pikiran, melampiaskan emosi, menangis dan tahu apa itu ciuman dan sekitarnya, hehehehe.... Dia adalah penyemangat hidup saya saat itu, dia bintang kelas. Selalu masuk di jajaran ranking 3 besar. Satu kali saya pernah melampaui dia di kelas 1 SMA. Senang juga, saya selalu bilang itu kalau kita bahas soal intelegensi. Dia memperlihatkan bagaimana bersaing dalam ilmu bisa menjadi begitu menarik dan menebarkan hawa positif sehingga saya ingin belajar keras dan berusaha menunjukkan yang terbaik. Saya memutuskan dengan cara apapun juga saya harus masuk UMPTN, dan akhirnya berhasil adalah karena Donny.... dan saya bisa menyelesaikan S1 saya dengan IPK peringkat ke-2 terbaik di Angkatan 94 juga karena dia.... Di tengah ketidaksabarannya menemani saya dan ketergantungannya pada keluarga, dia sangat bisa diandalkan. Makasih ya Don buat semuanya... Kita udah banyak lewatin masa sulit dan senang... Inget gak, waktu kita jalan bareng dari sekolah ke rumahku di nilem? Ngirit, biar bisa makan baso langganan di Jl. Kancra?? hehehehe.... senangnya masa-masa itu....
Siapa lagi orang yang berpengaruh dalam hidup saya? Bapak Roeland Niode. Mantan boss saya di PGI dulu, sekarang menjabat sebagai anggota DPD dari Gorontalo.... Beliau orang yang sangat baik. Darinya saya belajar untuk peduli pada orang lain dengan menggunakan hati. Siapa yang tidak kenal beliau di lingkungan perusahaan Gobel Group? Termasuk saudara dekat Bpk. Rachmat Gobel. Berkakek seorang Pahlawan Nasional dan sangat mapan serta gagah berwajah ganteng. Hahaha... Beliau sangat berkelas. Tapi orang pertama melihat dia pasti akan ketakutan dan merasa terintimidasi.... Sangar... tapi hatinya sangaaaaaatttt baik. Kalau tidak ada beliau pada saat saya kesulitan di tahun 2003, saya tidak tahu apa jadinya saya dan keluarga inti saya....? Hancurrrrrr. Alloh membantu saya lewat perantaraan beliau. Sampai sekarang saya masih menjaga hubungan dengan berkirim sms. Saya anggap dia sebagai ayah saya setelah Papah. Semua orang disana menganggap saya tangan kanannya Pak Roeland. Padahal biasa-biasa aja tuch... Pernah dia menawarkan saya untuk stay di Yogya selama 6 bulan dalam kerangka dinas. Agar saya bisa punya anak.... ADduuh, saya tidak bisa terima tawaran itu. Maaf Pak... saya sangat tidak bisa menyanggupinya.... Bapak sangat baik.... Terimakasih untuk semuanya ya Pak..... Terimakasih juga untuk kesabarannya menghadapi saya yang banyak becandanya ke Bapak...
Yang satu ini adalah Bpk. Siswanto Karyogoeno, Direktur HRS PGI yang oleh banyak orang dianggap sebagai public enemy... hehehehe, maaf Pak... Saya sempat punya rasa benci terhadap beliau. Ada perasaan saya tidak bisa mempercayai beliau saat itu....Tapi ternyata pikiran saya itu salah besar. Walaupun saya harus membayar cukup mahal untuk harga sebuah kepercayaan itu. Dia yang selalu mengingatkan saya untuk tidak mudah puas diri, jangan pernah merasa nyaman. Walaupun dia menyampaikannya dengan bahasa yang kurang lazim, tapi saya betul-betulnya melihatnya secara positif.... Dia yang selalu bilang, "Kita di HR ini banyak yang nggak kemana-mana, karena mungkin kita tidak laku di luar sana?" Apa kita sudah jawab kemungkinan itu? Kalau kita tidak jajal diri? Kegemaran beliau membaca juga sangat menginspirasi. Dia itu dulunya orang susah, anak seorang petani yang di masa kecilnya tukang anter susu murni. Yang ambil master di usianya yang ke 46 tahun. Adduuuh, malu saya sama Bapak.... tapi masih tetap bersemangat dan aktif di usianya yang sekarang ini 57 tahun. Terimakasih ya Pak Sis, tanpa Bapak saya tidak akan keluar dari zona nyaman saya, singgasana kebesaran saya di pojok kanan itu....
Saya tidak tahu siapa lagi yang akan saya temui nanti? Ya Alloh yang merencanakan kehidupan yang terbaik untuk umatNya. Kalau saya boleh memohon padaMu, ijinkanlah saya untuk selalu dipertemukan dengan 9P PE ini........ Andai Alloh bertanya, "Siapa mereka itu Evie?" Saya akan menjawab, bahwa mereka itu adalah orang-orang yang mempunyai karakter seperti ini ya Alloh.... Orang yang punya alasan yang jelas dalam mengerjakan apa yang dia kerjakan untuk mencapai tujuan hidupnya (Purpose). Orang yang selalu bergairah dalam beraktivitas yang selalu mendorong dirinya untuk mencapai tingkatan yang lebih baik lagi dan bisa menularkan gairah ini pada orang-orang di sekitar dirinya (Passion). Orang yang selalu tetap merasa bodoh dan haus untuk mau mengembangkan dirinya di masa mendatang kehidupan dirinya (Potential). Orang yang selalu menyadari eksistensinya sebagai seseorang adalah berguna, minimal untuk mencapai tujuan hidupnya sendiri (Presence). Orang yang melebur, mengakrabkan diri dengan lingkungan di sekitar dirinya secara tulus tanpa basa-basi dan dia sangat menikmati keberadaannya di lingkungan itu (Personal). Orang yang tahan banting secara berkelanjutan, tidak musiman (Persistence). Orang yang mau dan mampu menjalin hubungan dengan orang lain di dalam maupun diluar kehidupan pribadi rutinnya (People). Orang yang bisa mempengaruhi dan mengarahkan saya, dimengerti dalam bahasa akal dan hati saya (Potent). Dan yang terakhir, yang paling penting dari semuanya adalah, Orang yang dalam berpikir, berkata dan berbuat selalu berpijak pada perspektif positif (Positive).
Amin ya Robbal Alamiin.....

"Orang yang hidup dengan orang-orang yang mengasihi dan terlibat pertemanan yang positif, tidak mudah sakit dibandingkan sebaliknya".

ERS di hari Jumat, 5 September 2008

Pas jam istirahat hari Jum'at.


Tidak ada komentar: